Valentino Rossi Kritik Sistem Balapan Flag-to-Flag

Valentino Rossi

Otomotif.PRO Valentino Rossi secara terang-terangan menunjukan ketidaksukaannya jika balap MotoGP dilakukan dengan sistem flag-to-flag, dirinya bahkan menyatakan bahwa sistem balapan seperti itu meningkatkan stress pembalap dan lebih berbahaya.

“Secara pribadi saya tidak suka dengan sistem balapan flag-to-flag, alasan utamanya adalah karena membuat balapan menjadi lebih berbahaya, lebih stress, sulit dan berbahaya.” terang Rossi sebagaimana dikutip motorsport.com, Kamis (20/05/2021).

Pembalap paling senior di MotoGP tersebut menambahkan bila terkadang pembalap harus menggunakan ban slick dalam kondisi trek basah dan begitu juga sebaliknya.

“Saya lebih memilih balapan penuh selama 45 menit, karena kamu dapat mengatur ritme dan strategi. Ini (sistem flag-to-flag.red) lebih rumit.” tambah Rossi.

Rossi sendiri menunjukan performa yang baik dalam kondisi trek lintasan full-wet pada sesi pemanasan pada MotoGP Le Mans akhir pekan lalu. Namun, Valentino Rossi hanya mampu finish di peringkat ke-11 karena masalah traksi yang biasa dialami Yamaha saat perubahan trek dari basah ke kering. Rossi menyatakan bila balapan dilakukan dalam kondisi trek basah atau kering sepenuhnya dia bisa masuk dalam jajaran 10 besar di Le Mans akhir pekan lalu.

“Kondisi campuran (trek basah-kering. red) sangat memalukan bagi kami, karena saya kuat di trek basah.” terang Rossi.

“Kecepatan saya tidak terlalu buruk di trek kering, jadi saya bisa balapan dengan baik, Sayangnya, pada akhirnya (harusnya) kami dapat melakukannya sedikit lebih baik daripada kemarin.” lanjutnya.

“Saya tidak terlalu buruk, saya bisa (harusnya) bisa bertahan untuk masuk 10 besar. Tapi balapannya seperti ini.” tutup Rossi.

Sejak sistem balapan flag-to-flag diterapkan pada tahun 2005, Valentino Rossi belum sekalipun menang dalam kondisi tersebut.

Sistem balapan flag-to-flag membuat MotoGP berbeda dengan balap motor lainnya, jika hujan turun pada motoGP balapan akan terus berlanjut. Namun, pembalap diizinkan untuk menukar motor yang sudah menggunakan ban basah dan setting yang berbeda pula.

Pun sebaliknya, jika pada pertengahan balapan hujan berhenti dan trek lintasan mulai mengering pembalap dapat menukar kembali motor mereka dengan spesifikasi trek kering. Sistem ini disebut dengan balapan flag-to-flag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *